Perluasan Jaringan 5G Indonesia 2026: Strategi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Komdigi menetapkan pemenang lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk mempercepat pemerataan jaringan 5G dan meningkatkan kapasitas internet nasional pada 2026.

Share
Perluasan Jaringan 5G Indonesia 2026: Strategi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi mengumumkan pemenang lelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz pada Juli 2026. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam percepatan pemerataan layanan internet berbasis 5G di tanah air.

Dampak Strategis Frekuensi Rendah

Pita frekuensi 700 MHz yang sering disebut sebagai golden band merupakan aset berharga karena kemampuannya menjangkau wilayah luas dengan penetrasi sinyal yang baik ke dalam ruangan. Operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, dan XLSmart kini memiliki kapasitas lebih untuk menjangkau daerah 3T.

Penambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz diharapkan meningkatkan kapasitas jaringan seluler nasional secara signifikan, mempercepat transformasi digital hingga ke pelosok desa.

5G untuk Kapasitas dan Kecepatan

Sementara frekuensi 700 MHz fokus pada jangkauan, pita 2,6 GHz hadir untuk memperkuat kapasitas data di area urban yang padat. Dengan integrasi teknologi ini, kecepatan mobile broadband nasional ditargetkan mencapai 100 Mbps pada 2029.

Kewajiban Operator dan Komitmen Digital

Pemerintah menetapkan syarat ketat bagi para pemenang lelang. Operator diwajibkan menghadirkan layanan 4G di 538 desa baru serta memastikan 51 persen populasi nasional terlayani 5G dalam lima tahun ke depan.